Minggu, 17 Oktober 2010

Artikel Bahasa Indonesia (2)

STOP Sampah di Berbagai Negara

Bukan cuma(1) Indonesia lho(2), yang pusing ngurusin(3) masalah sampah yang kian(4) numpuk(5). Negara-negara lain pun berpikir keras gimana(6) cari(7) cara mengurangi jumlah sampah. Mungkin ide mereka bisa kita tiru(8) :
o Hongkong
Sebagai salah satu pusat shopping dunia, sudah pastinya Hongkong menghasilkan sampah plastik yang banyak banget(9). Makanya(10), sejak tahun 2006, pemerintah Hongkong memberlakukan No Plastic Bag Day setiap awal bulan ke seluruh toko agar supaya(11) mereka bisa mengurangi kantong plastik belanja.
o Singapura
Buang(12) sampah sembarangan adalah kejahatan serius di kota ini. Kalau ketahuan sama(13) aparat, si pelaku akan didenda sebanyak $ 1.000 dan harus menyapu jalanan seharian!
o Inggris
Beberapa kota di Negara Inggris mengajak organisasi masyakarat untuk membantu pemerintah mengumpulkan sampah. Organisasi yang paling banyak ngumpulin(14) sampah untuk didaur ulang, akan dapat(15) rewards yang lumayan(16), lho, yaitu antara 75 – 1000 Euro. Kalau dihitung ke rupiah, nilainya bisa mencapai belasan juta!
o Amerika Serikat
Hampir setiap kota di Amerika Serikat punya(17) household waste recycling centre (HWRC), yaitu drop zone bagi sampah rumah tangga yang bisa didaur ulang. Nah(18), untuk sampah yang nggak(19) bisa didaur ulang, tinggal datang saja ke Swap shop, di mana kita bisa barter(20) barang yang nggak kepakai(21) dengan barang yang kita perlukan



Sumber : http://www.gadis.co.id/gaul/aksi/stop.sampah.di.berbagai.negara/001/006/58

Artikel Bahasa Indonesia (1)

Nemenin(1) Mama Kondangan(2)


Duh(3) ada undangan resepsi lagi! Pastinya, undangan tersebut bukan ditujukan ke kita, melainkan untuk mama. Tapi, ujung-ujungnya(4), kitalah yang sering “ditodong” untuk menemani mama untuk datang ke berbagai acara perkawinan.
Wajar banget(5) kalau kita merasa agak malas ikutan datang ke resepsi pernikahan. Apalagi, kalau jadwalnya sering! Jangan keseringan bete(6), apalagi sampai antipati. Karena dengan menjadi partner mama ke berbagai resepsi, banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan, seperti :

o Dapat Pahala. Beneran lho(7), membantu orang tua adalah kebajikan yang berujung pada kebaikan.
o Karena kita sudah membantu mereka, Orang tua pun jadi senang dan jadi baik ke kita. Manfaatkan kesempatan “ortu(8) lagi-baik” ini. Misalnya, untuk meminta ijin(9) pergi sama teman-teman weekend mendatang. Tapi jangan terlalu lebay(10) permintaannya, seperti menuntut beli tas, sepatu dan baju sekaligus. Bisa-bisa mama malah murka!
o Di acara resepsi, bukan nggak(11) mungkin kita akan ketemu(12) cowok(13) yang lumayan(14). Asyik! Nah(15), image kita di depan cowok tersebut pun akan makin(16) positif, saat dia tau bahwa kita datang ke acara tersebut demi menemani sang mama.
o Nggak(11) kenal mempelai + nggak ada cowok cakep(17) = Gimana dong?(18) Tenang saja, itu tandanya kita bebas makan enak, banyak, sepuasnya, tanpa perlu ragu dan malu.
o Kesempatan berdandan. Hitung-hitung, resepsi (terutama yang di hotel megah) merupakan ajang untuk mengeksplore dan berlatih dandan(19). Lebih asyik kalau mama berinisiatif “memodali” penampilan kita. Misalnya, dengan membelikan high heels, alat make up, atau “mentraktir” kita ke salon. Lumayan, kan(20)?




Sumber : http://www.gadis.co.id/gaul/ngobrol/nemenin.mama.kondangan/001/007/327